|
Selamat Datang, Register | Login
Home » Presensi Kota Malang » Terapkan UKT, FK UB Bebas Biaya Pangkal

Terapkan UKT, FK UB Bebas Biaya Pangkal

Kamis, 21 Maret 2013 10:40:15  •  Oleh : redaksi  •    Dibaca : 1092
Terapkan UKT, FK UB Bebas Biaya Pangkal

Kota Malang – KP Online: Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) tahun ini memastikan bahwa biaya pendidikan akan ringan seiring diterapkannya Uang Kuliah tunggal (UKT) di fakultas ini. Jika tahun-tahun sebelumnya biaya masuk atau uang pangkal mencapai ratusan juta, kini tanpa uang pangkal, calon mahasiswa sudah bisa menempuh pendidikan hanya dengan membayar uang SPP per semester tidak lebih dari Rp 21 juta.

“Sesuai dengan peraturan pemerintah, tahun ini kami sudah memutuskan untuk menerapkan UKT. Sehingga mahasiswa tidak perlu berat membayar di muka, namun hanya membayar biaya pendidikan berupa uang SPP maksimal Rp 21 juta,” terang Dr Karyono Mintarum.

Disebutkannya, biaya Rp 21 juta tersebut adalah maksimal, sehingga dengan demikian FK UB tidak boleh menarik biaya lebih dari nilai tersebut. Justru biaya tersebut bisa turun nilainya sesuai dengan kemampuan orang tua mahasiswa, sebab UB juga menerapkan SPP proporsional.

Bahkan, tambah Karyono, bisa jadi mahasiswa akan membayar Rp 0 bila memang berasal dari keluarga kurang mampu dan mendapatkan beasiswa. Tahun lalu FK menerapkan tujuh kategori untuk klasifikasi kemampuan mahasiswa. Namun, kini hanya lima kategori. Khusus mahasiswa non reguler, hanya akan diterapkan tiga kategori.

Hanya saja, biaya tersebut hanya akan diberlakukan kepada 200 mahasiswa reguler atau 50 persen dari jumlah total kuota mahasiswa. Sedangkan untuk mahasiswa non reguler akan tetap diberlakukan UKT, namun dengan biaya SPP yang lebih tinggi dari reguler.

“Dengan UKT ini, berarti kami juga sudah tidak lagi memungut biaya dengan banyak rincian seperti SBP, SBIP, DPP, PK2 Maba, biaya wisuda dan sebagainya. Semua menjadi kesatuan dalam SPP. Kami harap dengan sistem UKT tersebut akan semakin meringankan mahasiswa,” tambah Karyono. (nia/min-KP)

 

Baca "Presensi Kota Malang" Lainnya

Komentar Anda